Visitor

Tampilkan postingan dengan label Dunia Naruto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Naruto. Tampilkan semua postingan

NINPOU SHISHIKIYUJIN

@[0:1:|| NINPOU: SHISEKIYOUJIN ||]

Source: mangacomzone.blogspot
Edited by Hokage

Rōmaji: Shisekiyojin
English: Formation of the Four Red Suns

Debut:
Manga Chapter #631
Muncul di Manga

Data Klasifikasi: Ninjutsu, Teknik
gabungan, Teknik Penahan.

Kelas: Pertahanan dan Tambahan

Segel Tangan: Ram

Pengguna:
Hashirama Senju
Hiruzen Sarutobi
Minato Namikaze
Tobirama Senju

Keterangan:
Sebuah formasi Penghalang yang solid
dan merupakan penghalang kuat
tertinggi. Teknik ini hanya bisa dilakukan oleh
empat shinobi berlevel Kage. Pada tahap awal Minato menandai
4 daerah sekitar Juubi dengan Kunai
Hirashin miliknya, dan kemudian keempat Hokage berdiri di arah mata angin
mendirikan sebuah penghalang besar. Dan Hashirama memperkuat segel ini dengan Senpō: Myojinmon. Penghalang penghalang ini terbuat dari api merah sinar matahari, itulah mengapa teknik ini
juga disebut Formasi 4 Matahari.

Follow Twitter : Twitter saya

Catatan Cerita Naruto Shippuden The Movie The Last Tower


"I ... Ini ..." Ratu Sara amat terkejut saat melihat pemandangan di bawahnya, orang-orang bekerja secara paksa menggerakan suatu mesin yang bekerja untuk membuat pasukan Kugutsu.

"Tentara Kugutsu ..." Ucap naruto.
"Aku tak percaya ..."
"Anrokuzan menculik warga untuk membuat tentara Kugutsu, apa yang harus kita lakukan?" Tanya Naruto.
"Kita harus segera menghentikannya!" Ratu sara mulai percaya.
"Naruto, bawa aku ke sana ..." Lanjut Sara sambil menunjuk ke suatu tempat.
"Cepat, tolong ..." Pintanya.
"Ryuumyaku bisa dihentikan dari sana" Jelas Sara.
"Baiklah, pegang erat-erat ..." Naruto menggendong Sara dan bersiap untuk pergi.


Hap ...

Naruto meloncat hingga sampai di bawah, sedikit lagi sebelum sampai tempat tujuan.
Di bawah, Beberapa kugutsu tengah berjaga. Namun dengan hati-hati, naruto dan Sarapun berhasil sampai.

"Ini adalah perintah dari Ratu, berhenti dan kontrol aliran Ryuumyaku ..." Sara bersiap membuka segel.
"Kyuu Kyuu Noritsuyo ..." Chakra ungu mulai muncul. Sara memejamkan matanya dan kemudian menekan chakra tersebut. Setelah itu, chakra ungu menyebar dan akhirnya menyempit.

Secara otomatis, mesin berhenti beroprasi. Uap yang sejak tadi keluar melalui pentilasi di mesin tak lagi keluar. Gerakan mesinpun berhenti.
"Sepertinya bekerja dengan baik, aku sudah benar-benar menghentikan aliran Ryuumyaku yang diarahkan ke pabrik ..." Ucap Sara ke Naruto yang menghampirinya.
"Kau hebat Sara, ayo kita keluar dari sini ..." Ajak Naruto.
"Hah?" Naruto terkejut saat tiba-tiba benang chakra mengendalikan boneka-boneka yang belum jadi itu, menggabungkan bagian-bagiannya.

"Apa yang kau lakukan disana Ratuku?" Ternyata itu semua adalah ulah Anrokuzan alias Mukade.
"Anrokuzan!!" Teriak Sara.
"Hah?" Naruto sedikit kaget.
"Jadi, dia Anrokuzan?" Tanya Naruto.
"Aku telah menghentikan aliran Ryuumyaku! Aku tak akan membiarkanmu menggunakan kekuatan itu untuk perang! Aku memerintahkanmu sebagai seorang Ratu, hentikan produksi tentara kugutsu dan cepat bebaskan orang-orang ini yang dipekerjakan secara paksa!" Tegas Sara.
"Oh, jadi kau sudah tahu ya ..." Ucap Mukade.
"Itu artinya, aku tak bisa membiarkanmu tetap hidup, sebuah boneka sudah cukup untuk menggantikanmu. Lagipula, produksi tentara sudah selesai dan aku sudah tidak membutuhkanmu untuk mengontrol Ryuumyaku ..." Lanjutnya.

"Sara, bawa orang-orang itu keluar dari sini ..." Ucap Naruto sementara ia akan menghadapi Mukade dan beberapa kugutsu yang mulai mengincar mereka.
"Pergilah, cepat ..." Lanjutnya dan Sarapun menuruti.

"Apa kau benar-benar Mukade? Kau agak gemukan ya sekarang" Ucap naruto sebelum ia bertarung.
"Kau, Ninja Konoha yang memberikan informasi yang tidak berguna ...
Sudah enam tahun sejak kita terakhir bertemu, eh?"
"Bagiku itu hanya seperti kemarin! Aku tak peduli tentang dirimu yang tumbuh gemuk! Tapi jika benar kau Mukade, maka aku tak akan mengampunimu!" Bentak Naruto.
"Mukade? Aku telah melupakan nama itu ...
Aku adalah Menteri Rouran, Tuan Anrokuzan!!" Ucap Mukade dengan wajah yang menjijikan.

"Cepat! Pergi dari sini!" Ucap Naruto sementara ia bertarung menghadapi kugutsu yang dikendalikan Mukade.
Mukade tak lantas hanya menghadapi Naruto, dengan banyaknya kugutsu yang dimilikinya, ia berniat untuk menghadapi Naruto dan sekaligus menghalangi ratu Sara.
"Sudah ku bilang kan, aku telah menyelesaikan tentara kugutsu ..." Teriak Mokade.
"Tenang Sara, aku akan membukakan jalan untukmu. Larilah sekencang-kencangnya!" Ucap Naruto.
"Baik!" Sara mengerti.
"Kage Bunshin no Jutsu!!" Naruto mengeluarkan satu bayangan, bersiap untuk menggunakan rasengan.

Hyaaaa ....

Satu persatu kugutsu tersebut berhasil dijatuhkan oleh rasengan Naruto.
"Sekarang! Lari!" Perintah Naruto setelah berhasil menjatuhkan mereka semua.
"Baik!" Seru Sara dan berlari.
"Bagaimana dengan yang ini??" Mukade menggerakan Kugutsunya. Boneka-boneka tersebut bangkit kembali dan kemudian mengkerubungi tubuh Naruto, mencoba untuk menyatu dengannya.

"Naruto!" Sara berhenti sejenak karena ia khawatir.
"Kau tak akan bisa keluar dari sana, kau tak akan mampu menggunakan atau bahkan merasakan chakramu disana ...
Itu karena kugutsu tersebut menyerap chakramu ..." Ucap Mukade.
"Hentikan, Anrokuzan!!" Perintah Sara.
"Aku harus berterimakasih padamu, Sara ..." Ucap Mukade.
"Kau telah membantuku untuk mewujudkan rencana besarku ...
Tapi, sekarang kau sudah tak berguna untukku ...
Matilah seperti ibumu!!" Lanjutnya.
"Jadi, kau yang ... kau yang membunuh ... ibuku???" Sara terkejut.
"Akhirnya kau menyadarinya ..." Ucap Mukade.
"Ibummu adalah Ratu yang licik, dia mengetahui rencanaku dan menolak untuk membantu ...
Kau adalah boneka yan hebat, sama seperti salah satu milikku ...
Tapi, aku akan menggantikanmu dengan boneka yang sesungguhnya ..." Lanjut Mukade yang kini telah sampai di lantai bawah.

"Mukade!! Akulah lawanmu!! Sara, menjauh dari sini!! Kau, kau bukanlah sebuah boneka!" Naruto masih terjepit.
Set ...
Mukade tak peduli dan ia langsung mengendalikan sebuah kunai dan mengarahkannya ke Sara. Ingin menolong, Naruto menggunakan segenap chakranya, bahkan chakra merah untuk menyelamatkan ratu Sara.

"Cha, Chakra besar macam apa ini!!!???" Mukade sangat kaget ketika melihat Naruto hendak keluar dengan chaka kyuubinya.
"Tak ada waktu untuk menangis, lakukan apa yang seharusnya kau lakukan!!! Aku akan mengalahkan dia untukmu!!!" Teriak Naruto.
Set ...
Mukade menutup rapat-rapat bonekanya hingga tak ada celah.
"Apa yang bisa kau lakukan sekarang?? Kau tak akan mampu melakukan apapun!" Ucapnya bangga.
"A, Apa!!??" Mukade berubah kaget setelah Naruto berhasil menerobos bonekanya.

"Dasar bodoh!!!!" Kini gilirannya, Naruto bergerak cepat dan menghantam wajah Mukade dengan tangan.

Bruakkk!!!!

Mukade rebah dengan pipi yang hancur bekas hantaman Naruto. Sungguh di luar dugaan, tubuh Mukade telah menjadi Kugutsu. Bagian yang hancur akibat serangan Naruto perlahan kembali seperti semula.

"Aku tak terkalahkan ..." Ucap Mukade telah berubah menjadi kugutsu super yang mampu dengan cepat pulih kembali.
"Aku tak terkalahkan ..." Ucap Mukade dan kemudian bangkit kembali. Sesaat setelah ia berdiri, Mukade menggunakan benang chakra untuk membangkitkan boneka-boneka di sekitar mereka. Secara perlahan, boneka-boneka kugutsu itupun bergerak ke arah Naruto dan Sara.
"Hahaha!!" Mukade tertawa dan kemudian melakukan sesuatu yang tak terduga, ia mengubah dirinya menjadi boneka laba-laba berukuran jumbo.

"Hahaha! Lihat, inilah tubuhku yang sebenarnya ..." Klaim mukade.
"A, apa itu!?" Naruto terkejut.
Dengan sigap, Mukade mengubah ujung dua tangan depannya menjadi senjata tajam dan menebaskannya ke arah Naruto.
"Kau akan mati disini bersama Sara!!" Teriaknya dan terus menyerang. Sementara Mukade menyerang, Naruto terus menghindar sambil menunggu kesempatan. Namun sayangnya, kesempatan itu tak kunjung tiba. Mukade terus menyerang ditambah para kugutsu yang terus mendekat, Naruto dan Sara terpojokan.
"Sial ..." Ucap Naruto.

Di saat itulah, tiba-tiba saja para kugutsu yang hendak mendekati Naruto meledak satu persatu.
Apa yang terjadi? Ternyata ini ulah para Shinobi yang datang menjadi bala bantuan bagi Naruto.

"Apa kau baik-baik saja?" Tanya minato ke Naruto sambil membuka topengnya.

BLarrrrr!!!
BlarrRRR!!!!!
Ledakan terus saja terjadi.
"Apa ini!?" Mukade kaget.

"Kau melakukannya dengan baik ..." Ucap Minato.
Ternyata, Kakashi kecillah yang memasang kertas-kertas peledak di Boneka dan sudut-sudut ruangan dan kemudian meledakannya.

"Lindungi ratu sekarang!" Perintah Minato ke Naruto.
"Sara, cepat pergi! Bawa semua orang ke tempat yang aman!" Pinta Naruto.
"Baik!" sarapun bergegas.
"Kage Bunshin no Jutsu!!" Naruto menciptakan satu bunshin dan kemudian menyiapkan Rasengan.

"Sara, kau tak akan bisa lari dariku!!" Mukade bersikeras ke arah Sara tanpa mempedulikan Naruto. Atas kelengahannya ini, Mukade harus menerima serangan telak rasengan Naruto.
"Rasengan!!!"

Dhuarrrr ...
Mukade dengan tubuh besarnya terhempas hingga membentur tembok.

..................

Sementara itu, Sara telah sampai di tempat para warganya dipekerjakan secara paksa.
"Semuanya, ayo pergi dari sini!!" Ajak Sara.
"Disini sangat berbahaya!! Ayo, cepat buka rantai kalian!" Lanjut sara sambil membuka rantai salah satu tawanan dan kemudian diteruskan ke yang lainnya.
"Ikutlah denganku, keluarga kalian telah menunggu ..." Lanjutnya lagi sementara para warga masih terdiam tak percaya.

"Ayo, lewat sini ..."

....................

Setelah menerima serangan Naruto, Mukade masih memperlihatkan tanda-tanda kehidupam.
"Kau masih bisa bergerak?" Naruto sedikit kaget.
"Tetap waspada, kita masih belum tahu sampai sejauh mana batas kekuatannya ..."

"Apa kau pikir bisa mengalahkanku dengan cara seperti ini??" Ucap Mukade dan dengan benang chakra dari tubuhnya, ia menarik boneka-boneka di sekitarnya untuk digabung dengan tubuh Bonekanya. Dengan ini, tubuh Mukade menjadi semakin besar.
"Aku beritahu, aku ini tak terkalahkan!" Ucap Mukade.

"Sial ..." Ucap Naruto.
"Kage Bunshin no Jutsu!!" Naruto menciptakan beberapa bayangan yang masing-masing dari mereka menggenggam pisau chakra. Dengan bayangan-bayangan itu, Naruto bergegas menuju tubuh Mukade dan menyerang bagian-bagian tubuh Mukade dengan senjata yang mereka bawa.

Namun dengan mudahnya, Mukade menghempaskan tubuh-tubuh Naruto yang berada di tubuhnya.

"Chouza!!" Minato mengandalkan Chouza.
"Serahkan padaku!!
Bubun Baika no Jutsu!!" Chouza memperbesar lengannya dan kemudian menghantam tubuh Mukade.

"Sialan kau!!!" Umpat Mukade.

"Shibi!!"
"Nipon : Mushidama" Shibi mengerahkan serangga-serangganya untuk menyerang tubuh Mukade.
"Aahh!!" Mukade dikerubungi oleh serangga-serangga Shibi dan kemudian dijatuhkan hingga membentuk sebuah lubang besar di lantai.

"Apa kita berhasil mengalahkannya?" Tanya Naruto sambil melihat ke bawah.

Set ... Set ...

Ternyata ini semua belum berakhir, benang chakra berwarna ungu kembali menarik komponen-komponen boneka di sekitar untuk digabung dengan tubuh Mukade.
"Akan ku tunjukan pada kalian kekuatan tak terbatas dari kugutsu ...
Dan tubuh baruku ..." Mukade kembali berubah menjadi monster yang lebih besar, sangat besar.

..................

Sementara Sara, ia telah berhasil membawa keluar para tawanan.
"Kakak! Ayah!!" teriak senang Sarai yang telah menunggu bersama dengan yang lainnya.
"Sarai!!" Mereka telah berkumpul kembali.

"Terima kasih Ratu sara! Kau menepati janjimu!!" Teriak Sarai ke Sara.
"Semuanya! Cepat pergi! Disini berbahaya!!" Teriak Sara mengajak warganya.

Tak lama setelahnya, Tanah di belakang Sara dan yang lainnya runtuh dan si Raksasa Mukade muncul. Tubuh Mukade di mode ini sangatlah besar hingga bahkan puluhan bunshin Naruto tak mampu mencegahnya keluar dan dengan mudahnya, Mukade menghempaskan bayangan-bayangan tersebut hingga hanya Naruto asli yang masih tersisa, bergelantungan di ujung kepala sang monster.

"Sial! Aku tak akan melepaskanmu!!" Umpat Naruto.
"Naruto!" Sara berhenti cemas menatap ke arah Naruto.
"Sara, kami yang akan menangani semua ini! Bawa semua orang dan lari!!" Teriak Naruto.
"Tapi ..."
"Kau harus melindungi semuanya! Kau adalah seorang ratu!" Teriak Naruto lagi.
"Aku mengerti!" Akhirnya Sara mengiyakan.

"Ya ..." Sara menatap ke arah menara dan kemudian memikirkan suatu rencana.
"Semuanya, ikuti aku ..." Pintanya ke para warga.
"Kemana kita akan pergi?" Tanya salah seorang warga.
"Ke Menara utama" Jelas Sara.
"Hah? Untuk apa?" Orang-orang kembali bertanya.
"Ayah, kakak, ayolah ..." Ajak Sarai.
"Tolong! Percayalah padaku!" Tegas sara.
"Semuanya, percayalah pada ratu!"

"Baik" Akhirnya mereka bersedia.
"Ayo, lewat sini ..." Sara menunjukan jalan dan merekapun bergegas.
Sementara itu, Mukade tak tinggal diam dan berusaha mengejar. Akan tetapi, Naruto masih terus menghalangi.
"Lawanmu adalah aku!" Ucap Naruto yang kini telah berada di ujung sebuah menara.

"Jangan ikut campur! Bajingan Konoha!!" Mukade semakin marah dan berusaha menghantam tubuh Naruto. Untungnya, Naruto jauh lebh lincah dari lawan hingga membuat dengan mudahnya ia dapat meloncat dari satu menara ke menara lainnya. 

"Kenapa Mukade sangat ingin membunuh Sara?" Naruto bertanya-tanya.
"Pasti ada alasannya ..." Jawab Minato yang tiba-tiba saja telah berada di sebelah Naruto.
"Naruto, lindungi Ratu Sara sebentar lagi ..." Pinta Minato.
"Hah?"
"Ada sesuatu yang masih harus kami lakukan" Jelas Minato.
"Baik, serahkan padaku!" Naruto menyanggupinya.
"Aku mengandalkanmu!" Ucap Minato dan kemudian menghilang.
"Tentu"

"Kenapa aku mematuhinya tanpa ragu-ragu?" Pikir Naruto.
"Aaah, sudahlah, jangan memikirkannya" Narutopun kembali menuju tempat Mukade.

Sementara itu di menara utama, para warga dan Ratu Sara telah sampai. Mereka semua tampak sangat kelelahan setelah apa yang terjadi.

"Di sini kita aman, menara di sekitar menara Utama akan menjadi dinding pertahanan hingga monster itu tak akan mampu mendekat" Jelas sang Ratu. Mendengarnya, para warga nampak sedikity lega.

"Hah?" Mereka semua salah, Mukade dengan tubuh besarnya mampu dengan mudah menghancurkan menara-menara yang menjadi pelindung.

"Tidak mungkin ..." Sara amat kaget.

"Saaara ..." Mukade telah berada tak jauh dari menara utama.
"Saaara ..." Mukade kemudian mengeluarkan benang chakra dari salah satu jari tangannya yang kemudian dililitkan di tubuh, tangan, dan kaki ratu Sara. Dengan ini, Mukade dapat mengendalikan tubuh Sara. Digerakannya kedua tangan Sara untuk mencekik lehernya sendiri.
"Ratu Sara!!" Teriak sarai yang berlari hendak menolong ratunya. Sarai berusaha untuk melepaskan cekikan Sara.
"Tidak bisa bergerak!" Ucap Sarai yang tak mampu melepas kuatnya cengkraman Sara.
Buakk!!!
Mukade menggerakan tangan sara untuk menhantam tubuh Sarai hingga ia terhempas.
"Sara, kau ratu boneka yang tidak berguna ..." Ucap Mukade.
"Peranmu sudah tidak dibutuhkan lagi ...
Matilah dengan tenang ..." Lanjutnya sementara Sara terus saja mencekik dirinya sendiri.

10 Ninja Di Naruto Yang Mati Dengan Terhormat

10. Nagato Uzumaki
Nagato adalah leader akatsuki. Sebagai pengendali Pain, Nagato telah menghancurkan konoha. Kebencian terhadap perang membuatnya ingin menghancurkan negara2 shinobi. Walaupun pada awalnya dikenal sebagai tokoh antagonis, rupanya Nagato adalah orang yang baik. Hanya saja keadaan membuatnya berubah. Nagato disadarkan oleh adik seperguruannya, Naruto. Dengan menggunakan kata-kata dalam Novel Jiraiya, Naruto berhasil menyadarkan Nagato. NLSI. Akhirnya, Nagato sadar dan berniat menebus kesalahannya. Ia memakai jutsu Gedo Rinne Tensei no jutsu (Jurus mengembalikan nyawa seseorang). Semua penduduk konoha yang mati dalam penyerangan Pain dihidupkan kembali, dengan bayaran kehilangan nyawa. Nagato mati dengan menitipkan kepercayaan pada Naruto untuk menemukan jawaban yang selama ini tidak ditemukan olehnya dan juga jiraiya.

9.Yahiko
Sekali lagi, yang mengisi posisi adalah bagian dari Ame Orpans. Siapa lagi kalau bukan Yahiko. Yahiko adalah inspirator bagi Nagato. Menjadi pemimpin akatsuki pada masa-masa awal membuat Yahiko cukup dikenal. Hanzou,pemimpin amegakure khawatir terhadap perkembangan akatsuki. Karenanya Hanzou melakukan cara licik untuk membunuh Yahiko. Yahiko ditipu oleh Hanzou. Dengan alasan menjadikan Yahiko sebagai utusan perdamaian, Yahiko,Konan,dan Nagato dikepung oleh pasukan anbu ne dari konoha serta pasukan hanzou. NLSI. Hanzou menyandera Konan. Agar Konan selamat, Hanzou menyuruh Nagato untuk membunuh Yahiko. Yahiko mengambil keputusan yang tidak terduga. Ia berlari ke arah Nagato dan menghujamkan kunai yang dipegang Nagato ke tubuhnya sendiri. Akhirnya Yahiko mati dengan senyuman di wajahnya, menitipkan Konan dan harapannya tentang kedamaian terhadap Nagato.



8. Asuma Sarutobi 
Asuma
Asuma adalah jounin konoha yang memiliki jenis chakra angin. Ia adalah guru dari shikamaru,ino, dan chouji. Dia adalah anak dari hokage ke3. Kematiannya terjadi saat melawan Hidan. Dengan niat untuk melinsdungi konoha dari ancaman Akatsuki, Asuma pergi ke tempat salah satu anggota akatsuki. Ia melawan Hidan dengan sekuat tenaga. by NLSI. Meskipun berhasil membuat Hidan kewalahan, Asuma tetap tidak bisa membunuhnya, karena Hidan tidak dapat mati. Asuma pun terbunuh secara mengenaskan oleh jutsu terlarang milik Hidan. Di akhir nafasnya, asuma sempat bertemu dengan ketiga muridnya untuk terakhir kalinya.


7.Kisame Hoshigaki
Kisame
Setelah sebelumnya yang mengisi nomer adalah peran protagonis. Maka kali ini yang menempati posisi ke-6 adalah Hoshigake Kisame. Kisame adalah anggota akatsuki yang berpartner dengan itachi. Sebagai seorang Missing nin dari kirigakure, Kisame adalah shinobi yang melakukan apa saja untuk misi. Di flashback kehidupannya masa lalu, kisame membunuh semua teman-temannya agar informasi tidak bocor kepada musuh. Bukan hanya di masa lalu, tapi saat ditangkap oleh Guy dan yang lain di pulau kura-kura, Kisame melakukan hal yang sama. Kisame yang sudah tidak dapat melawan lagi menggigit lidahnya sendiri agar tidak bisa dibaca pikirannya oleh Aoba. by NLSI. Kemudian, kisame memanggil hiu air dan membiarkan tubuhnya dimakan oleh hiu tersebut. Sungguh shinobi yang setia pada misi. Guy pun memujinya sebagai shinobi sejati. Maka pantaslah seorang Kisame Hoshigaki menempati posisi ke-6 di jajaran 10 besar kematian terhormat.


6. Raikage 3
Raikage 3 adalah seorang kage dari kumogakure. Ia dikenal sebagai raikage terkuat diantara kage-kage yang mengisi jabatan di kumogakure. Raikage ketiga memiliki pertahanan dan serangan yang sama-sama kuatnya. Di perang Dunia Sinobi, ia menghadapi ribuan ninja dari desa lain hanya seorang diri. Hal itu dilakukannya agar pasukan kumogakure dapat lari dari pertarungan (karena pasukan kumogakure kalah jumlah). by NLSI. Selama tiga hari raikage 3 berkutat di medan tempur seorang diri menghadapi ribuan shinobi. Akhirnya ia pun meninggal, dan sebagai seorang Raikage, ia telah membuktikan kepantasannya untuk melindungi desanya.

5. Danzou Shimura
Jika mendengar nama Danzou, mungkin sebagian dari kalian akan berpkir tentang "pengkhianat", ninja "busuk", dan semacamnya. Tapi aku berpikir lain. Walaupun jalan yang dipilihnya adalah jalan hitam, namun rasa cintanya pada konoha sangat besar. Dari kecil hingga sekarang, Danzou menganggap Hiruzen sebagai rivalnya. Danzou semakin iri pada Hiruzen setelah Hiruzen diangkat menjadi Hokage ke3 oleh Tobirama (Hokage ke2). Sebelum perang Dunia Ninja ke4, Danzou bertarung dengan sasuke. Di akhir pertarungannya, Danzou sadar kalau dirinya akan kalah. Ia tau Tobi sangat mengingikna mata shisui yang ada padanya. by NLSI. Karenanya, demi melindungi Konoha dari ulah Tobi, Ia membuat segel terbalik di tubuhnya sendiri dengan tujuan membunuh Tobi yang ada di dekatnya. Namun sayang, Tobi dan Sasuke berhasil melarikan diri. Tubuh danzou hilang bersamaan dengan hancurnya area tersebut. Meskipun Danzou dibenci oleh sebagian shinobi konoha, tapi di akhir hayatnya ia telah membuktikan bahwa ia rela berkorban nyawa demi desa tercinta.

4. Hiruzen Sarutobi
Hiruzen sarutobi (Hokage ketiga) dikenal sebagai the professor. Kemampuannya sudah tidak diragukan. Saat malawan orochimaru, hiruzen bahkan dapat bertahan melawan ET hashirama dan tobirama yang dipanggil oleh Orochimaru. Hiruzen melawan muridnya sendiri, orochimaru. Di usia yang tidak muda lagi hiruzen masih bisa menunjukkan kekuatan seorang sandaime hokage. Ia sadar bahwa ET tidak dapat dikalahkan.by NLSI.  Lalu dia manggunakan jutsu terlarang,Shiki Fuujin untuk menyegel ET hokage 1 dan Hokage 2. Di akhir hidupnya, Hiruzen berniat untuk melakukan Shiki Fuujin sekali lagi. Orochimaru hampir kehilangan nyawanya saat Hiruzen melakukan Shiki Fuujin kepadanya. Hiruzen gagal menyegel arwah orochimaru karena ia ditikam oleh kusanagi milik orochimaru. Namun orochimaru tidak bisa menggunakan tangannya dan berada dalam kondisi kritis setelah perlawanan yang dilakukan hikage ke-3. 

3.Itachi Uchiha
Itachi
Itachi adalah pahlawan di balik layar. Semua orang di konoha mengenalnya sebagai penghianat, pembunuh clannya sendiri. Namun sebenarnya Itachi sangat mencintai Konoha. Itachi sangat trauma dengan perang, karena sejak kecil ia sudah menyaksikan banyak perang yang merenggut banyak nyawa. Demi melindungi Konoha dari Perang saudara, Itachi menerima perintah dari tetua konoha untuk membasmi clan uchiha. Hal itu karena Clan Uchiha berniat untuk melakukan Kudeta atas Konoha. Ia rela membuang perasaannya demi melindungi konoha. Meskipun rasa cintanya pada Konoha sangat besar, Ia tetap tidak bisa membunuh adik yang sangat ia cintai. Rasa cintanya pada Sasuke lebih besar daripada rasa cintanya pada desa. Oleh karena itu, Itachi memohon kepada hokage ke3 agar menjaga Sasuke. Itachipun meninggalkan desa sebagai nukenin. Sasuke sangat membenci Itachi atas peristiwa itu dan berniat membunuhnya. Sasuke pun berhasil melakukannya. byNLSI. Tapi akhirnya sasuke tahu tentang rahasia Itachi dan ingin membalas dendam dengan menghancurkan konoha. Di PDS 4, ET itachi menjelaskan keinginannya pada sasuke untuk menjadikan sasuke pahlawan karena telah membunuhnya, serta untuk mengembalikan nama clan uchiha. Namun sasuke tidak perduli,ia tetap dendam pada konoha. Itachi akhirnya menyerahkan urusan sauke pada Naruto. Itachi mati sangat terhormat, karena rela membuang parasaan dan cintanya pada clan serta orang tuanya demi melindungi desa Konoha.

2. Kushina Uzumaki dan Minato Namikaze

Kushina dan Minato adalah suami-istri yang luar biasa. Mereka adalah orang tua dari Naruto Uzumaki. Saat yang seharusnya menjadi momen paling membahagiakan ternyata malah berubah menjadi mimpi buruk setelah kemunculan Pria Bertopeng. Pria bertopeng menyandera Naruto yang masih bayi beberapa saat setelah dilahirkan. Minato berhasil menyelamatkan Naruto, akkan tetapi pria bertopeng tersebut (Tobi) mengeluarkan Kyubi dari tubuh Kushina. Minato menyelamatkan Kushina dan melawan Tobi. Demi menyelamatkan desa, Minato ingin menyegel Kyubi ke tubuh Naruto. by NLSI. Kushina menentangnya, tapi kedua sepakat setelah Minato mengatakan alasannya. Namun rencana tidak berjalan mulus. Kyubi berniat membunuh Naruto sebelum dirinya disegel. Demi melindungi anaknya, Minato dan Kushina menahan serangan Kyubi dengan tubuh mereka. Naruto selamat, tapi kedua orang tuanya menghembuskan nyawa terakhirnya. Sebelum ia meninggal,minato berhasil menyegel Kyubi ke tubuh Naruto.

1.Jiraiya
Saat yang ditunggu akhirnya tiba. Inilah Kematian yang paling Terhormat versi Shinobi Super (Shika 48 NLSI). Penghargaan diberikan kepada Jiraiya sama. Jiraiya adalah salah satu ninja yang mendapatkan gelar sannin. Jiraiya adalah murid hiruzen, dan guru dari Minato,Naruto, Nagato,Yahiko,serta Konan. Sebagai seorang Sannin, Jiraiya juga seorang pervert. Namun Dia adalah ninja sejati yang melakukan apa saja untuk desanya. Kematian Jiraiya disebabkan oleh Pain (yang dikendalikan oleh muridnya sendiri,Nagato). Jiraiya melakukan misi pribadi, menyusup ke markas Pain untuk mencari informasi tentangnya. Keberadaan Jiraiya diketahui, dan Jiraiya mendapatkan perlawanan yang cukup sengit dari ke-6 Pain. Jiraiya berhasil mengalahkan 3 Pain, tapi 2 diantaranya dihidupkan kembali. melawan 5 Pain membuat Jiraiya kewalahan. Meski dibantu oleh Fukasaku dan Shima, Jiraiya harus mengakui kehebatan Pain. Jiraiya mengambil resiko untuk berhadapan langsung dengan ke-5 pain yang tersisa. . Hal itu dilakukan untuk memastikan dugaannya tentang sosok Pain yang sebenarnya. Akhirnya informasi yang ia inginkan berhasil didapatkan, namun nyawanya sudah tak tertolong. Jantung Jiraiya berhenti berdetak. Namun, karena teringat dengan konoha, ia memaksa tubuhnya untuk bertahan beberapa saat. Ia menuliskan pesan rahasia di punggung Fukasaku yang berisi tentang informasi Pain. Dengan Mata yang kabur dan Jantung yang sudah berhenti berdetak (diketahui dari databook), Jiraiya tidak menyia-nyiakan informasi yang susah-susah didapat. Akhirnya informasi tersebut sampai di konoha dan Jiraiya mati dengan tenang meninggalkan hal-hal yang masih ingin dilakukannya. Ia mati secara terhormat sebagai  seorang Shinobi sejati.

 

Info

Info
Follow Me On Twitter Facebook Fanspage Circle Me On Google Plus